Posted in Love Actually

Cuap – cuap


Gambar

Ini bukan masalah tentang sebuah pertanyaan hidup untuk matahari terbit dan ini juga bukan masalah tentang awan yang mengumpul membentuk butiran air hujan. Ini hanya fakta tentang kehidupan dalam dunia drama Tuhan. Mencari amal untuk surganya, Aku hanya berfikir terkadang hidup ini pamrih. Berbuat kebaikan hanya untuk mendapatkan yang mereka sebut SURGA.
Dan ini bukan kehidupan ku yang pertama. Jauh sebelum nya aku juga sudah melihat hal yang sama  seperti ini.
Entahlah, aku hanya menuangkan opiniku saja. Sedang mereka hanya mengkritik aku dengan ocehan-ocehan seperti tikus di gedung tinggi sana. Tapi biarlah ini kan masalah kepercayaan hidup.

Terkadang butiran embun menetes di pipi mereka untuk mencari sebuah keadilan dalam riak  kemunafikan insan. Mencabik-cabik nilai moral dalam satu masalah publik. Mengabaikan rasa sakit hati untuk sebuah gengsi semata.
Memikirkan politik hidup di dunia rimba ala manusia. Mungkin itu cara mereka menjalani hidup dengan kepuasan penuh.
Mengolok-olok hidup seseorang dengan tertawa mengejek demi kepuasan batin mereka. Bukankah ini kejam? Mungkin tidak bagi mereka.
Mereka hanya tahu bagaimana cara memuaskan nafsu untuk sebuah penderitaan yang mereka buat terhadap orang lain. Mengombang-ambingkan ranah hidup orang terhina dengan sesuka hati mereka. Mengubah kedamaian menjadi malapetaka. Mengubah dunia menjadi sarang setan yang di penuhi dengan dendam dan kebencian. Memuntahkan semua amarah dalam otak kotor mereka. Tapi, inilah dunia mereka siapa yang kuat dia yang berhak menjadi seorang pemenang tunggal. Apakah itu “ADIL” bagi mereka? Aku rasa tidak satu pun dari mereka yang mengetahui akan hal itu. Sebab mereka hanya mencekoki otak mereka dengan artikel-artikel yang merangkum teori tentang kekuatan hitam. Memuat mantra-mantra magis untuk mendikte otak mereka.
Terkadang aku bertanya “Apakah mereka mengetahuinya?” dan tak ada jawaban untuk satu pertanyaan ku itu.

Apakah memang tuhan tidak mau campur tangan lagi dengan kehidupan ini? Bisa saja, karena dia muak melihat gambaran dunia nya sekarang. Yang di isi makhluk-makhluk ganas melebihi ganas nya para monster yang pernah ada.
Semoga saja dia akan cepat turun untuk menjama dan memperbaiki naskah kehidupan ini.

Baiklah aku rasa cukup cuap-cuap kali ini, anggap saja ini perkataan dari orang yang tak waras, yang hanya bisa mengkritik drama hidup kalian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s